Minggu, 29 Desember 2013

REVIEW SONY XPERIA Z1

Pertumbuhan yang pesat pada dunia smartphone memang tak dapat dipungkiri lagi, mereka tumbuh dengan sangat pesat sehingga mengakibatkan pertarungan dan persaingan pada bidang ini semakin memanas dan seru. Tak ingin ketinggalan oleh kompetitornya,Sony pun mengeluarkan smartphone flagship nya yakni Xperia Z1 a.k.a Honami, perusahaan asal Jepang ini pun tak tanggung-tanggung dalam membenamkan fitur-fitur terbaik yang mereka miliki. Berikut fitur-fitur yang terbenam dalam Sony Xperia Z1:
  • Dimensi 144.4 x 73.9 x 8.5mm, dan bobot 170g
  • Layar 5 inci resolusi 1080p dengan teknologi Triluminos dan Reality Engine
  • Kamera 20.7 MP, Sony G Lens f/2.0, Exmor RS, Sony BIONZ Image Processor
  • Prosesor Snapdragon 800 2.2GHz quad-core
  • RAM 2GB
  • Android 4.2.2 Jelly Bean (Upgrade 4.3 telah tersedia)
  • Memori internal 16GB
  • Slot microSD up to 64GB
  • Baterai 3.000mAh
  • Sertifikasi IP55/IP58 (tahan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit)

Dengan fitur-fitur terkini dan terbaik yang dibenamkan oleh Sony pada ponsel ini, diyakini ponsel ini akan sukses merebut pasar, dengan banderol harga Rp 8.499.00,00- dan pilihan warna Hitam,Putih & Ungu berhargakah ponsel ini untuk anda beli? Simak review saya berikut ini!

Paket Penjualan
  • Kartu Garansi
  • Startup Guide
  • Kabel data Micro USB dan kepala Charger
  • In-ear handsfree (MH-EX300AP)
*paket penjualan sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan*

Impresi Desain dan Material
Kesan pertama saat saya memegang ponsel ini adalah “WOW” terasa sekali kelas premiumnya, ini semua tak lepas dari peran single frame alumunium pada sisinya dan lapisan kaca Gorilla glass 3 pada bagian depan dan Dragon tail pada bagian belakang. Sony benar-benar serius menggarap desain dan material pada ponsel ini. Mewah tak berarti tidak memiliki kekurangan, ponsel ini terasa kurang ergonomis karena bagian belakang yang sangat flat serta bobotnya yang mencapai 170gr,memegang ponsel ini selama 5 menit dengan tangan satu terasa pegelnya. Bagian atas ponsel ini hanya terdapat jack audio 3,5mm bagian samping kiri terdapat port micro SD,Micro USB dan magnetick port untuk men-charge ponsel dengan dock khusus, bagian samping kanan terdapat micro sim slot,power button,volume button serta camera shutter yang hamper tidak ditemui di sebagian besar smartphone lain. Sony pun tak lupa membenamkan ftur Dust resistant & Water resistat hingga kedalaman 1,5 meter dalam waktu 30 menit ini semua dibuktikan dengan adanya sertifikat IP55 & IP58,namun jangan lupa untuk menutup semua port ponsel ini agar tidak kemasukan air. overall desain Sony Xperia Z1 patut diacungi jempol, sungguh mewah dan berkelas.

Layar
Xperia Z1 menggunakan layar berukuran 5 inci dengan resolusi 1920x1080 piksel, menghasilkan kepadatan piksel 441 piksel per inci, sudah termasuk top untuk saat ini. Namun ternyata kelemahan yang sebelumnya ada di Xperia Z masih ada, yakni untuk sudut penglihatan, di mana layar ponsel akan terlihat sedikit wash out saat layar dimiringkan. Ini memang bukan masalah untuk sebagian orang, tapi Sony sebetulnya sudah memperbaikinya di phablet Xperia Z Ultra yang memiliki layar yang sangat bagus mendekati sempurna. Untungnya masalah lainnya seperti kurangnya tingkat kontras dan saturasi pada Xperia Z tidak terbawa di Z1. Jadi selama Anda melihat layar Z1 di sudut yang tepat, layar Z1 terlihat bagus-bagus saja, vivid namun tetap natural, dan bisa bersaing dengan layar smartphone Android kelas atas lainnya.. Layar Z1 dilengkapi dengan teknologi TRILUMINOS, yang memiliki andil besar untuk memberikan warna yang lebih kaya dan gamut warna yang lebih luas untuk gambar yang lebih vivid. Selain itu ada X-Reality Mobile, yang seperti biasa hadir saat Anda melihat foto atau video, untuk menghasilkan reproduksi gambar yang lebih tajam, cerah dan berkualitas. Selain pada galeri foto dan pemutar video bawaan, fitur ini juga hadir di aplikasi pihak ketiga seperti Youtube dan MX Player (jika menggunakan Hardware Accelerator untuk memutar video). Kelemahannya adalah gambar jadi terlihat over-sharp namun bisa ditolerir karena gambar terlihat lebih cerah dengan kontras yang bagus.
Antar Muka
Antar muka Xperia mudah digunakan dan memiliki desain yang senada dengan seri sebelumnya, namun secara fitur tidak terlalu banyak, dengan kata lain cukup sederhana dan tidak ada efek macam-macam, sebetulnya cukup disayangkan mengingat kemampuan hardware dari Xperia Z1 sangat luar biasa. Dimulai dari lock screen yang bisa ditambahkan widget di sebelah kanan. Anda bisa langsung mengakses kamera geser ke kiri. Homescreen dari Z1 tidak memanfaatkan resolusi tinggi full HD dari ponsel tersebut, hanya memuat 4x4 ikon, plus 4 ikon tetap di bawah, yang bisa diganti-ganti. Anda bisa memilih beberapa Themes khas Xperia, yang mengubah wallpaper, lockscreen,dan aksen warna pada tampilan antarmuka ponsel. Tidak punya tombol fisik di bawah layar, Z1 menggunakan tombol virtual Back, Home dan Recent Apps di bagian layar paling bawah. Sayangnya Z1 tidak memiliki task manager bawaan.
Jika Anda menekan tombol virtual Recent Apps, Anda bisa menggunakan Small Apps, fitur yang juga hadir di Xperia Z dan Z Ultra. Aplikasi mini tersebut antara lain Clip, Bookmarks, Browser, kalkulator, kalendar, Gmail, Mirror, Timer, Notes dan Recorder (perekaman suara). Anda bisa mengubah widget tertentu menjadi Small Apps. Anda juga bisa menambahnya dari PlayStore, sudah ada cukup banyak aplikasi ini di toko apps Google itu. Sayangnya di ponsel ini tidak bisa membuka banyak aplikasi mini sekaligus, hanya satu saja sembari jalan menggunakan aplikasi normal lainnya. Ukurannya bisa diubah-ubah.
Menu utama terdiri dari 4x5 ikon, yang dikurung dalam sebuah kotak. Ada yang sedikit berbeda dibanding sebelumnya, yakni adanya pengaturan Menu utama di bagian layar paling kiri. Anda bisa mengurutkan ikon berdasarkan alphabet, terbanyak digunakan dan terbaru diinstal. Tentu Anda bisa mengatur sendiri urutan aplikasinya.
Bar notifikasi bisa menampilkan maksimal sampai 10 buah pengaturan cepat / quick settings. Ada beberapa pilihan lainnya, selain itu Anda bisa mengubah urutan tiap quick settings.

Input Teks, Contact dan Messaging
Ada 3 pilihan skin pada keyboard. Ponsel bisa mempelajari apa saja yang telah Anda tulis di Twitter, Facebook, Gmail , bahkan sebelum Anda menggunakan Xperia Z1.
Kontak bisa disinkronisasikan dengan Gmail, Facebook dan Twitter. Jika dikoneksikan dengan kedua jejaring sosial itu update status teman Anda bisa dilihat di Kontak Anda. SMS dan Gmail tidak berbeda jauh dengan smartphone Android lainnya.

Kamera
Kamera merupakan salah satu fitur unggulan di Honami. Hardware kamera yang dibenamkan oleh Sony tidak main-main, sudah mirip dengan Cybershot kelas atas keluaran vendor asal Jepang itu. Lensanya adalah G Lens, memiliki lebar 27mm dengan f 2.0. Sensornya pun berukuran lebih besar dari rata-rata smartphone, yakni 1/2.3 dan menggunakan Exmor RS. Resolusi maksimalnya tertinggi dibanding smartphone Android lain, mencapai 20,7 Megapiksel. Masih kurang? Sony melengkapi Z1 dengan sebuah engine khusus untuk memroses foto, yakni BIONZ.
Mode yang ada di Xperia Z1:
  • Manual: Anda bisa mengatur Tingkat kecerahan, White Balance, Resolusi, Smile Shutter, Mode fokus (Multi AF, Face Detection, Touch Focus dan Object Tracking), ISO, Metering, Image Stabilizer (elektrik, bukan optical), dan Face Registration.
  • Timeshift Burst: Kamera menjepret sesaat sebelum dan sesudah tombol shutter ditekan. Sehingga Anda tidak akan kehilangan momen. Namun sayangnya resolusi benar-benar dikurangi hingga 1920x1080 piksel
  • Picture Effect: beberapa efek menarik yang bisa dipilih secara realtime, seperti Nostalgic, fish eye, vivid, sketch dan sebagainya.
  • Sweep Panorama
  • AR Effect: Foto yang memiliki efek tambahan berupa augmented reality. Resolusi berkurang menjadi 1920x1080 piksel
  • Social Live: mengunggah siaran langsung berupa video ke Facebook. Ada jeda beberapa detik, sementara kualitas dikurangi baik framerate maupun bitrate video.
  • Info Eye: Fitur ini memungkinkan ponsel bisa membaca landscape, produk-produk tertentu, maupun kartu nama. Untuk kartu nama hasil pembacaannya cukup akurat, dan bisa langsung disimpan di Contact.

Hasil kamera ponsel ini sangat memuaskan, pada kondisi cahaya terang foto yang dihasilkan sangat natural, vivid namun tak meninggalkan warna asli. Pada kondisi low light juga demikian, ponsel dapat menghasilkan foto yang terang walaupun kondisi cahaya kurang. Overall kamera pada ponsel ini sangat memuaskan.

Perekaman Video
Fitur-fitur dan pengaturan yang ada dalam perekam video mode Superior Auto antara lain:
  • Self Timer
  • Smile Shutter
  • SteadyShot: meminimalisir goncangan saat merekam video. Namun masih bersifat sistem digital, belum optikal.
.
Dalam mode manual, antarmuka kamera dan perekam video menjadi terpisah. Nah, di sini baru Anda bisa menggunakan fitur HDR Video. Tidak hanya itu, ada pengaturan Metering dan mode focus (face detection atau single AF).
Prosesor Snapdragon 800 mendukung perekaman resolusi Ultra HD 4K, namun sayang sekali Sony tidak menyematkan kemampuan tersebut pada Z1. Kemampuan merekam video dengan kecepatan tinggi (high framerate) juga tidak ditemukan pada Z1. Video 1080p berdurasi 1 menit menghasilkan file sebesar 128 MB, dengan bitrate 17490 kbps, framerate 29 fps. Hasilnya lumayan bagus, warna memang tidak begitu punchy, dan lebih bersifat natural, namun fokus ke objek bergerak lumayan bagus. Untuk fitur SteadyShot sendiri memang cukup membantu jika Anda merekam video dengan menggunakan satu tangan saja.
Konektivitas
  • LTE, HSDPA
  • GSM 850/900/1800/1900 MHz
  • aGPS
  • Bluetooth 4.0
  • WiFi (kapabilitas DLNA)
  • NFC
  • micro USB (dengan kemampuan HDMI via MHL)
  • port audio 3.5 mm
Web browser
Browser bawaan pada Xperia Z1 adalah Google Chrome. Pada Chrome, maksimal tab yang bisa terbuka tidak ada batasan, sampai 100 lebih pun siap. Di tab 100 dan seterusnya info jumlah tab yang dibuka berubah menjadi emotikon senyum :), Chrome sudah tidak menghitung jumlah tab terbuka. Warna putih pada layar yang bagus dan natural membuat browsing relatif nyaman. Performa saat membuka website versi desktop dengan banyak konten masih cepat dan smooth, meski di 100 tab tadi performa tentu saja ngedrop.

Hasil Benchmark
  • Antutu: 32547 poin (35765 saat di upgrade ke 4.3)
  • Quadrant Standard: 17457 poin (22154 saat di upgrade ke 4.3)
  • Nenamark 2: 60 frame per detik
  • Multitouch Tester: Maksimal 10 sentuhan

Daya Tahan Baterai
Tes Screenshot: layar terus menyala selama 105 menit, baterai habis 32 persen.
Tes Video: sampai 10 jam
*tingkat kecerahan layar 50 persen, internet menggunakan WiFi, sinyal seluler aktif (dan stabil)
.
Kesimpulan
Indah,Tajam,Menawan & Buas. 4 kata yang pas buat Sony Xperia Z1, dimana indah mewakili keindahan desain, tajam mewakili kualitas kamera yang baik, menawan menggambarkan material premium yang digunakan serta buas menggambarkan jeroan yang terbaik pada smarphone saat ini. Ponsel ini sangat direkomendasikan buat anda yang mendambakan kamera bagus serta performa buas, harga 8.499.000 sangat pas dengan fitur yang ditawarkan ponsel ini.

Kelebihan
  • Tahan air dan debu (kondisi tertentu)
  • Layar 5 inci Full HD dengan teknologi TRILUMINOS
  • Performa sangat lancar
  • Kamera 20,7MP
  • Slot Micro SD
  • Material dan finishing premium
  • Keluaran suara bagus

Kekurangan
  • Viewing angle pada layar tidak sebagus Z Ultra
  • Baterai tidak removable
  • Termasuk bongsor untuk ukuran ponsel berlayar 5 inci











Tekad…

Indahnya dunia tak melulu indah…
Indahnya harta tak melulu indah…
Indanya kenikmatan tak begitu saja didapat…
Indahnya cinta tak semena-mena didapat…

Kadang dunia kejam bagi kita yang lemah…
Maka dari itu kuatlah wahai kawanku…
Kadang harta menjadi hal yang mengerikan…
Maka dari itu kendalikanlah imanmu…
Kenikmatan tidak didapat begitu saja…
Maka dari itu beranilah sukses agar mendapatkan kenikmatan itu…
Kadang cinta sungguh menyakitkan…
Maka dari itu maknai lah arti cinta sesungguhnya…




Setiap Kali….

Setiap kali bunga sakura bermekaran…
Di suatu tempat lonceng harapan pun bergema…
Selalu percaya hari esok, kita melangkah dengan berani…
Setiap kali bunga sakura bermekaran…
Di suatu tempat seseorang tengah berdo’a…
Untuk datangnya hari esok, yang kita gapai dengan usaha kita sendiri…

Setiap kali air mata menete keluar…
Ku terus berjalan dan membiarkannya berjatuhan…
Ku tarik nafas ku dalam-dalam, dan melihat ke langit yang biru…
Setiap kali air mata menetes keluar…
Mengingatkan ku akan setiap memori terindah, dan juga impian di depan mataku…
Dan bersama kita pasti bisa menggapainya…

Oleh : Agung Nugroho


Kamis, 30 Juni 2011

Microsoft Rilis Internet Explorer 10 Platform Preview Kedua

Microsoft merilis Internet Explorer 10 platform preview kedua hari ini yang dikatakan memiliki engine HTML5 yang sama dengan pada demo Windows 8 beberapa waktu lalu. Pengembangan dapat memanfaatkan beberapa teknologi baru dari IE10 pp ini seperti CSS3 Positioned Floats, HTML5 drag-drop, File Reader API, Media Query Listeners, dan dukungan untuk format HTML5.
Rilis ini juga diklaim membawa peningkatan performa secara keseluruhan kepada semua aplikasi berbasis HTML5 dan juga meningkatkan efisiensi sumber daya untuk menghemat konsumsi listrik. Keamanan menjadi salah satu faktor penting yang ditingkatkan pada IE10 ini dengan isolasi frame via HTML5 Sandbox
Untuk mencicipi Internet Explorer 10 platform preview ini bisa mengunduh nya langsung dari link Mirosoft : IE10 Download (direct link).
via electronista
pic by blog.msdn

500.000 Ponsel Android Diaktivasi Perharinya, Sudah Batas Maksimal?

Google melalui tweet dari Andy Rubin telah mengumumkan kalau saat ini sudah ada setengah juta ponsel Android baru yang diaktifkan perharinya (rata-rata). Terbukti pertumbuhan ponsel berbasis OS Google ini terus meningkat dan masih belum menemui titik jenuh. Tidak mengejutkan memang bila melihat pada akhir Desember 2010 saja sudah ada 300.000 ponsel Android yang diaktivasi perharinya.
Penjualan ponsel Android juga telah mengalahkan angka penjualan iPhone di Amerika sejak beberapa bulan lalu. Tampaknya untuk saat ini dominasi OS berlogo robot hijau ini masih belum akan terkalahkan, namun belum tentu demikian untuk beberapa tahun kedepan karena bisa saja konsumen gadget sudah mulai jenuh dan beralih ke platform lain yang terus berkembang seperti Windows Phone, dan WebOS yang sudah terbuka untuk para manufaktur.


Dengan kemitraan Nokia-Microsoft, bisa dipastikan cepat atau lambat baik Google dan Apple harus berhati-hati dalam mengatur strategi kedepan. Karena salah-salah yang ada malah berujung kemunduran seperti yang saat ini sudah mulai di alami oleh RIM.
Saat ini sudah terdapat lebih dari 300 model ponsel Android yang beredar dari berbagai manufaktur, sebagai perbandingan baru ada 4 model iPhone sejak awal dirilisnya hingga sekarang (4 tahun). Apakah OS Android masih bisa bertahan menjadi yang nomor satu hingga tahun 2015? Beberapa analis memprediksi kalau OS ini akan mencapai puncak di tahun 2013 dan mulai turun hingga akan disaingi oleh Windows Phone 7 di tahun 2015.
via twitter @, pcworld

Jumat, 15 April 2011

Microsoft Naikkan Standar Perangkat untuk Windows Phone 7

Microsoft di dalam acara MIX 2011 mengumumkan adanya persyaratan perangkat lunak baru untuk perangkat Windows Phone mendatang. Hal ini dikemukakan salah seorang insinyur Microsoft saat berpidato dalam konferensi ini. Spesifikasi ini termasuk adanya sensor gyro baru yang dipasang di perangkat keras yang merupakan pilihan opsional bagi OEM pembuat handset nantinya.
Dalam kesempatan tersebut Microsoft juga mengatakan bahwa mereka sedang bekerja untuk mendukung chipset SoC terbaru Qualcomm MSM7X30 yang berkecepatan 800 MHz dengan GPU Adreno 205 yang lebih disempurnakan. Perusahaan juga mendukung MSM8X55 generasi kedua yang memiliki kecepatan 1GHz dengan GPU Adreno 205, setara dengan beberapa handset Android terbaru. Selain itu Microsoft juga memustuskan untuk mnghapus spesifikasi untuk chasis HVGA sehingga nantinya hanya akan mendukung resolusi WVGA.

Sebelum ini Microsoft telah memamerkan rencana update terbaru Windows Phone 7 yang disebut Mango. Update ini akan memperbaiki masalah bug, tambahan fitur, dan peningkatan stabilitas kinerja handset denan antarmuka pengguna yang lebih ramah pengguna.
Via Neowin

Taampilan Browser Web Symbian Anna, Lebih cepat dan Lebih mudah

Nokia telah mengumumkan update Symbian^3 terbaru bernama Anna yang akan digunakan pada 2 ponsel terbarunya, Nokia X7 dan Nokia E6. Salah satu peningkatan yang dihadirkan didalamnya adalah web browser baru yang membawa perbaikan di performa dan kegunaannya. Bagaimana gambarannya? Nokia telah merilis beberapa cuplikan tampilan antarmuka Symbian Anna di blog resmi Nokia, seperti ini gambarannya.

Tampilan baru browser ini memberikan ruangan ekstra untuk memasukan bar halaman agar mengetik URL dan pencarian web lebih mudah. Begitu juga dengan papan ketik QWERTY visual dalam mode tegak serta kemampuan untuk mengkopi suatu link dengan cara menekan beberapa detik link tersebut hingga muncul pilihan untuk mengkopi alamat atau membuka di tab baru.
Disisi performa, browser Symbian^3 versi 7.3 terbaru ini juga memiliki mesin JavaScript yang 30% lebih cepat dan semakin kompatibel dengan HTML5. Browser baru ini mendapat nilai 111 dari 400 melalui ujian HTML5 standar sementara versi sebelumnya hanya mendapatkan nilai 29. Ini tentu saja peningkatan yang signifikan.
Lihat gambar lebih jelasnya dibawah ini:



via conversations.nokia

iOS 4.3.2 Telah tersedia, iPhone CDMA kebagian iOS 4.2.7

Tidak sampai sebulan lamanya iOS 4.3.1 dirilis, kini Apple telah melepas versi iOS terbaru 4.3.2 untuk seluruh perangkat keluarannya yang menggunakan iOS (iPhone non CDMA, iPad, iPod Touch). Versi terbaru ini membawa peningkatan, perbaikan bug, serta perubahan minor.
iOS 4.3.2 memperbaiki masalah terkait layar hitam atau video berhenti ketika menggunakan fitur FaceTime. Masalah lain yang juga dibenahi seperti banyaknya laporan pengguna internasional yang kesulitan terhubung ke jaringan 3G pada iPad 3G. Tidak ketinggalan Apple juga mengupdate keamanan di iOS versi terbaru tersebut.
iPhone versi CDMA (Verizon) masih belum mendapatkan update tersebut dan baru mencapai versi iOS 4.2.7. Cukup aneh bila melihat iPhone CDMA masih berjalan dengan versi iOS yang sepenuhnya berbeda dari seluruh perangkat iOS yang ada, bisa jadi karena versi CDMA lebih sulit untuk dibuat softwarenya.
Sedangkan seperti biasa, meski iOS 4.3.2 baru saja diluncurkan, metode jailbreak tethered untuk menembus pertahanan Apple juga dikabarkan sudah dirilis dan dapat dinikmati. Hanya saja untuk menunggu versi untethered harus memakan waktu lagi. Tunggu saja kehadirannya.

via unwiredview, technobuffalo